Minggu, 22 Oktober 2017
PERTEMUAN PENGURUS REGULASI KEGIATAN PUBLIKASI ANGGOTA
e-BERKAS KAS PROFIL FORUM TOKO KONTAK

http://situs.opi.lipi.go.id/manassa/

   
BERITA MANASSA:

INTERNATIONAL CONFERENCE ON NUSANTARA MANUSCRIPTS

International Conference on Nusantara Manuscripts is a forum that researchers, academics, teachers, book writers, and students can expose their ideas, researches and discourse on manuscripts studies. The forum is designed in such a way that it can effectively provide advice on current and future direction for the manuscripts research, exploration, inventorization and preservations.


Call for Articles/Abstracts

We accept abstracts of research and theory-based discussion paper in any of the listed topic areas or related areas. Your abstract may consists of ideas or completed/ongoing/proposed research in manuscript inventorization, manuscript preservations, profiles of manuscripts owners, manuscripts and science, manuscripts and technology, manuscript and culture, manuscripts and local wisdom, manuscripts and language, philological study on manuscripts and the achievement of human civilizations.

For further information, please click here


Jurnal Manuskripta: Call for Articles

Dalam rangka memperkaya kajian pernaskahan Nusantara, Kami mengundang para pengkaji pernaskahan Nusantara untuk menerbitkan hasil-hasil penelitian maupun tinjauan buku dalam Jurnal Manuskripta untuk edisi 1 dan 2 tahun 2015. Adapun proses pengiriman artikel akan dilakukan secara elektronik melalui laman: http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/manuskripta.

Klik di sini atau di sini untuk mendapatkan informasi mengenai kriteria penulisan artikel.

Silahkan sebarkan informasi ini secara luas agar khazanah pengkajian manuskrip semakin semarak.

Untuk informasi mengenai penerbitan, silahkan menghubungi dewan redaksi melalui email manuskripta@uinjkt.ac.id.


Telah terbit: Jurnal Manuskripta edisi volume 2 no. 1 2012. Bagi anggota yang telah terdaftar, anda berhak mendapatkan 1 eksemplar setiap terbitan Jurnal Manassa. Jurnal dapat diambil di Sekretariat Manassa di Gedung VIII FIB UI Depok, atau di Gedung PPIM UIN Jakarta, atau dikirim ke alamat anda dengan menambah biaya kirim yang nominalnya akan ditentukan berdasarkan kota tujuan.

KHUSUS bagi anggota Manassa, terutama yang berdomisili di luar Jakarta, anda dapat terlebih dahulu membaca Jurnal Manassa melalui versi PDF yang dapat kami kirimkan melalui surat elektronik pribadi. Silahkan kirim permohonan anda melalui email: manassa@ymail.com.

Bagi non-anggota Manassa, Jurnal dapat diperoleh dengan membayar Rp 50.000,-, atau terlebih dahulu mendaftar sebagai anggota Manassa (lihat ketentuannya di http://www.manassa.org/main/registrasi/). Jurnal terbit 2 kali dalam setahun.

Pembayaran dapat dilakukan secara langsung di Sekretariat Manassa, atau melalui transfer ke rekening BNI Cabang UI Depok, nomor rekening 0162139710, atas nama Amyrna Leandra Saleh (Bendahara Manassa Pusat); Konfirmasi dan bukti transfer harus dikirim melalui email ke: manassa@ymail.com, atau melalui Faks. ke +62 21 7870623.


MANASSA, yang merupakan kependekan dari Masyarakat Pernaskahan Nusantara (The Indonesian Association for Nusantara Manuscripts), didirikan pada 5 Juli 1996 oleh sejumlah sarjana filologi dan peminat kajian naskah Nusantara di Fakultas Ilmu Budaya, saat itu Fakultas Sastra, Universitas Indonesia.

Salah seorang pendiri MANASSA yang paling terkemuka adalah Prof. Dr. Achadiati Ikram, yang kemudian menjabat sebagai Ketua Umum MANASSA hingga tahun 2004. Hingga kini, sudah ada tiga orang filolog yang memimpin organisasi MANASSA, yakni Prof. Dr. Achadiati Ikram (UI Depok, 1996-2004), Prof. Dr. Titik Pudjiastuti (UI Depok, 2004-2008), dan Dr. Oman Fathurahman (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2008-2011). Mengenai struktur organisasi MANASSA Pusat selengkapnya, silahkan lihat di menu PENGURUS

Visi, Misi, dan Tujuan

MANASSA memiliki visi "Memelihara, Melestarikan, Meneliti, dan Memanfaatkan Naskah-naskah Nusantara". Visi tersebut diarahkan untuk mewujudkan sebuah misi, yakni: "Menjaga masa lalu untuk mencerahkan masa depan".

Dengan demikian, misi dan tujuan MANASSA adalah untuk:

(1) menyalurkan aspirasi dan kegiatan dalam bidang pengajaran, penelitian, konservasi, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan dunia pernaskahan;

(2) menghimpun peminat dan pecinta naskah-naskah Nusantara;

(3) membina, mengembangkan, dan meningkatkan pengajaran, penelitian, serta publikasi naskah-naskah Nusantara demi mengungkapkan kekayaan budaya bangsa;

(4) mengembangkan pendekatan dan metode kajian naskah Nusantara;

(5) mengungkapkan dan mengkaji kandungan isi naskah dan menyebarluaskan hasilnya guna memberikan sumbangan bagi pembentukan kebudayaan dan jati diri bangsa.

Kiprah dan Kegiatan

Di Indonesia, MANASSA sesungguhnya telah menjelma menjadi sebuah organisasi profesi yang paling terdepan dalam mengawal tetap terjaganya eksistensi warisan budaya dalam bentuk naskah-naskah tulisan tangan. Melalui cabang-cabangnya yang tersebar di hampir setiap propinsi di Indonesia, MANASSA sering menggelar berbagai aktivitas berkaitan dengan dunia pernaskahan Nusantara. Salah satu kegiatan utamanya adalah temu ilmiah dalam bentuk Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara, yang digelar setiap tahun sejak 1996 (mulai 2008, setiap dua tahun)

Sejumlah sarjana terkemuka pun sering menjadi narasumber MANASSA, khususnya dalam kegiatan temu ilmiah tersebut. Sebut saja M.C. Ricklefs, Henri Chambert-Loir, Edwin P Wieringa, Roger Tol, Dick van der Meij, Annabel Teh Gallop, Willem van der Molen, Jan van der Putten, Uli Kozok, Toru AOYAMA, Ding Cho Ming, dan masih banyak lainnya.

Potensi riset para aktivis dan peneliti MANASSA juga sesungguhnya sangat strategis, karena bersentuhan langsung dengan sumber-sumber lokal yang jenuin berupa manuskrip-manuskrip tulisan tangan, dan mencakup berbagai aspek kehidupan: sosial, politik, agama, budaya, adat istiadat, dan lain-lain. Jelas, bahwa sumber-sumber lokal ini sangat patut dijadikan sebagai sumber primer penulisan sejarah lokal Nusantara. Masalahnya, potensi ini belum benar-benar secara maksimal diberdayakan.

Dalam beberapa hal, MANASSA, melalui beragam aktivitasnya, dapat dianggap sebagai semacam lembaga advokasi yang berusaha menumbuhkan kesadaran masyarakat atas pentingnya melakukan restorasi, preservasi, dan penelitian atas naskah-naskah Nusantara. Semakin tingginya minat penelitian naskah Nusantara di sejumlah perguruan tinggi juga tak lepas dari advokasi MANASSA.

Seiring dengan perkembangan teknologi, kini MANASSA tengah berusaha menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, untuk melakukan program digitalisasi naskah-naskah Nusantara, untuk melestarikan teks-teks naskah tersebut dalam bentuk digital.

Beberapa lembaga internasional yang telah menjalin kerja sama dengan MANASSA antara lain: Tokyo University of Foreign Studies (TUFS), Leipzig University di Jerman, Juma Al Majid Center di Dubai, dan lain-lain.

 

 
PESAN BARU :
Re: No rekeneing
Re: Pembayaran Pendaftaran Anggota
Re: Anggota Manassa
PERTEMUAN :
Simposium Pernaskahan Nusantara ke-16 dan Munas Manassa ke-6
Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XVI
JAJAK PENDAPAT :

BERITAHU TEMAN




AKSES ANGGOTA
username :

password :

 
PENGURUS REGULASI KEGIATAN PUBLIKASI ANGGOTA
e-BERKAS KAS PROFIL FORUM TOKO KONTAK
 
LIPI     O   P  I   -   Organisasi   Profesi   Ilmiah   Indonesia »»»»»»»»»»